Rabu, 10 Juli 2013

10 Wastafel Paling Unik

10 Wastafel Paling Unik


10 Wastafel Paling Unik

Posted: 10 Jul 2013 10:00 PM PDT

1. Splash Sink
http://1.bp.blogspot.com/_-_DfA6iMs2w/TK9KjP7yiqI/AAAAAAAADZU/zGCkPO9sWWs/s1600/a97209_g140_6-splashing.jpg

2. Poor Little Fish Sink
http://2.bp.blogspot.com/_-_DfA6iMs2w/TK9K5aNB02I/AAAAAAAADZY/guo_Fw72NMM/s1600/a97209_g140_1-fish-sink.jpg

3. Waterfall Sink
http://4.bp.blogspot.com/_-_DfA6iMs2w/TK9LUuRxdoI/AAAAAAAADZc/I-NwDt3P9Rw/s1600/a97209_g140_8-waterfall.jpg

4. Sperm Shaped Sink
http://2.bp.blogspot.com/_-_DfA6iMs2w/TK9Li6TRV5I/AAAAAAAADZg/aHSdNgXb67g/s1600/a97209_g140_4-sperm.jpg

5. Martini Sink
http://4.bp.blogspot.com/_-_DfA6iMs2w/TK9L0ZMoY_I/AAAAAAAADZk/I-_P7vgtEpw/s1600/a97209_g140_2-cocktail.jpg

6. Crevasse Prep Sink
http://3.bp.blogspot.com/_-_DfA6iMs2w/TK9MJGS51zI/AAAAAAAADZo/2Bt3Ac97Jyw/s1600/a97209_g140_3-prep-sink.jpg

7. Foglio Sink
http://1.bp.blogspot.com/_-_DfA6iMs2w/TK9Mb0_8ikI/AAAAAAAADZs/v1P63xdA_Ho/s1600/a97209_g140_7-brazilian.jpg

8. Soccer Sink
http://1.bp.blogspot.com/_-_DfA6iMs2w/TK9MpB-DThI/AAAAAAAADZw/BIt52_kiAcc/s1600/a97209_g140_9-soccer.jpg

9. Ripple Faucet and Sink
http://1.bp.blogspot.com/_-_DfA6iMs2w/TK9M1ppvZNI/AAAAAAAADZ0/HziAHT3uGDs/s1600/a97209_g140_5-ripple.jpg

10. Tire Sink
http://1.bp.blogspot.com/_-_DfA6iMs2w/TK9NIM09SbI/AAAAAAAADZ4/PzPUi6m_6Qw/s1600/a97209_g140_10-tire.jpg

sumber: http://jelajahunik.blogspot.com/2010/10/10-wastafel-paling-unik.html

Tiga Mitos Salah Seputar Puasa

Posted: 10 Jul 2013 01:03 PM PDT

http://wegaclubban.files.wordpress.com/2010/08/sms-ucapan-puasa-ramadhan-1431-h.jpg
Ada anggapan, orang berpuasa bisa membuat tubuh sakit. Belum lagi, ada pula yang mengatakan tak perlu berolahraga saat puasa. Apakah benar?
Agar tidak salah kaprah, sebaiknya ketahui dulu mana yang benar, supaya ibadah puasa Anda bisa dijalani dengan optimal, dan produktivitas kerja pun tetap prima.

Berikut tiga anggapan yang biasanya muncul di bulan puasa.

1. Puasa bisa bikin sakit.
Salah. Memang, pada awal-awal puasa Anda mengalami gejala 'mirip' orang sakit, seperti badan lemas, kepala pusing atau pening dan menggigil. Sebaiknya Anda jangan langsung menyerah dan langsung membatalkan puasa, karena sebenarnya yang dialami itu adalah cara tubuh beradaptasi dengan pola makan yang berbeda dari biasanya.

Sebaliknya, puasa malah baik untuk kesehatan. Asalkan tidak lebih dari 14 jam, tubuh akan tetap sehat dan aman selama masih mempunyai cukup cadangan energi. Tubuh juga akan menjalani proses 'pembersihan'.

Dengan mengistirahatkan proses mencerna selama berpuasa, maka tubuh mempunyai energi untuk mengerjakan hal lain yaitu membersihkan tubuh dari toksin atau racun-racun yang menumpuk di dalam tubuh. Setalah minggu pertama gejala sakit akan mereda, tubuh pun terbiasa dengan aktivitas puasa.

2. Sahur tidak sahur, tetap merasa lapar di siang hari.
Salah. Sebaiknya jangan meninggalkan sahur, karena sahur sama kedudukannya dengan sarapan lebih dini. Tanpa sahur, kadar normal gula darah hanya sanggup bertahan 2-3 jam sejak bangun tidur. Setelah itu, simpanan sumber tenaga mulai menurun drastis. Jika sahur dilakukan dengan benar, jangan takut kelaparan di siang hari. Selama berpuasa, tubuh akan memakai energi cadangan di dalam tubuh.

Namun, jangan makan berlebihan saat sahur. Batasi asupan makanan yang mengandung gula, yang bisa menyebabkan perut cepat terasa lapar. Biasakan makan sahur dengan makanan yang seimbang, yaitu, terdiri dari dari sumber karbohidrat, protein, sayuran dan buah-buahan.

3. Tak perlu olahraga selama berpuasa
Salah. Aktifitas fisik saat berpuasa sebaiknya jangan dikurangi. Bila tetap ingin berolahraga, pilihlah waktu menjelang berbuka puasa (1 - 2 jam sebelumnya) atau 2 - 3 jam sesudahnya. Selama berpuasa disarankan tetap melakukan olahraga.

Gerakan olahraga akan merangsang keluarnya hormon antiinsulin, yang antara lain berfungsi melepaskan gula darah dari "pabriknya". Sebaliknya, kalau kurang gerak, tubuh bisa terasa lemas akibat kadar gula dibiarkan menurun drastis. Ini bisa membuat tubuh limbung, dan bisa menyebabkan pingsan.


24 Binatang Purba yang Menakjubkan

Posted: 10 Jul 2013 04:00 AM PDT

KITA takkan tahu seperti apa hewan-hewan yang hidup pada ribuan atau jutaan tahun yang lalu, jika saja para ilmuwan tidak menemukan fosil-fosil mereka di berbagai tempat, di berbagai belahan dunia. Dari penemuan-penemuan itu, kita kini tahu bahwa hewan zaman dulu beda dengan hewan masa kini, meski ada pendapat bahwa hewan zaman dulu merupakan nenek moyang hewan masa kini.
Hollywood beberapa kali membuat film dengan tokoh hewan-hewan purba itu. Sebut saja film berjudul Dinosaur dan The Jurassic Park yang dibuat berseri. Tentu, kesannya hewan-hewan itu ganas dan mengerikan.

Namun demikian, bagi sebagian orang, bahkan ilmuwan, hewan-hewan itu menakjubkan dan tak terbayangkan jika mereka tetap hidup saat ini. Berikut 24 Hewan Purba yang menakjubkan, yang datanya diolah dari berbagai sumber, termasuk dari LiveScience :

1. Dino Turkey
Hewan ini mirip kalkun raksasa, dan juga tidak bisa terbang meski bersayap. Tingginya 2 meter dengan bulu berwarna cerah dan cakar besar seperti cakar burung raksasa. Hewan ini dapat berlari dengan kecepatan hingga 40 kilometer per jam.

Menurut para ilmuwan, hewan bernama latin hagryphus giganteus ini sejenis dinosaurus, namun dari kelompok raptor karena juga merupakan hewan pemakan daging (karnivora).

Fosil Dino Turkey ditemukan di selatan Utah, Amerika. Binatang purba ini diduga "berkelana" ke New Mexico dari tempat asalnya di Kanada, sekitar 75 juta tahun lalu.


2. Plesiosaurus
Reptil laut bertubuh besar dan bernama latin sauropterygian ini hidup di awal periode Jurassic. Keberadaannya diketahui berdasarkan kerangka yang nyaris utuh yang ditemukan di Inggris.

Ketika isu tentang monster di Danau Loch Ness merebak, monster itu sempat diduga merupakan penampakan dari hewan ini, namun para ilmuwan segera membantah karena selain hewan ini telah punah, juga kepalanya lebih kecil dibanding kepala monster Loch Ness yang wujudnya sempat dilihat sejumlah orang, dan bahkan diabadikan dalam sebuah lukisan.

Selain itu, plesiosaurus memiliki leher yang panjang dan ramping, tubuh yang lebar seperti penyu, berekor pendek, dan memiliki dua pasangan "dayung besar" yang bentuknya memanjang.


3. Aerosteon Dinosaur
Hewan ini merupakan keluarga dinosaurus theropoda allosauroid yang hidup pada periode akhir cretaceous di sebuah wilayah yang kini menjadi negara Argentina. Fosilnya yang diperkirakan berusia 84 juta tahun, ditemukan pada 1996 di Anacleto. Aerosteon dinosaur memiliki beberapa spesies. Salah satunya, dan yang paling dikenal adalah Aerosteon riocoloradensis. Fosilnya ditemukan 1 kilometer di sebelah utara Colorado Río, Provinsi Mendoza.

Aerosteon dinosaur memiliki tinggi 9 meter dan memiliki sistem pernapasan yang mirip sistem pernapasan burung, namun termasuk hewan karnivora.

Nama Aerosteon berasal dari bahasa Yunani, yakni aer yang berarti udara, dan osteon yang berarti tulang.


4. Megapiranha
Ikan karnivora bergigi setajam gergaji ini ditengarai merupakan nenek moyang ikan piranha modern yang hidup di Sungai Amazon, dan hidup pada periode akhir Miosen (antara 8-10 juta tahun lalu).

Hewan dari keluarga characin serrasalmid ini telah punah, dan kala masih eksis, diperkirakan dapat hidup dengan tubuh hingga sepanjang 1 meter, atau empat kali lebih panjang dari ikan piranha modern.

Keberadaan ikan ini diketahui setelah fosilnya ditemukan pada 2009 di Argentina. Meski fosil yang ditemukan tidak dalam keadaan lengkap, namun diyakini bahwa hewan ini mematikan karena memiliki deretan gigi zigzag yang serupa dengan gigi piranha modern. Deretan gigi itu dilengkapi satu baris gigi yang berfungsi untuk memotong mangsanya, dan dua baris gigi yang agaknya berfungsi untuk mengunyah tanaman yang dimakan.


5. Camarasaurus
Nama hewan ini berarti 'kadal bilik' karena tulang hewan ini memiliki ruang berongga. Camarasaurus merupakan keluarga dinosaurus herbivora yang umum disebut dinosaurus sauropoda, dan berkaki empat. fosilnya ditemukan di Formation Morrison of Colorado dan Utah, Amerika Serikat.

Camarasaurus hidup pada periode akhir Jurassic (antara 155 dan 145 juta tahun lalu), dan hidup di wilayah yang kini menjadi Gurun Sahara. Ukuran panjang maksimum tubuhnya sekitar 15 meter dengan tinggi bisa mencapai 23 meter dan berat maksimum 47 ton.

Tengkorak hewan ini melengkung dengan wajah berbetuk persegi dan bermoncong tumpul. Panjang gigi-giginya yang bisa mencapai 19 inci dan berbentuk seperti pahat (spatulate), berderet dengan teratur dan rata pada rahangnya. Sementara tungkai depannya memiliki lima jari dengan cakar yang besar dan tajam.

Sama seperti kebanyakan sauropoda, tungkai depan Camarasaurus lebih pendek dibanding yang belakang. Namun demikian, bahunya justru sedikit miring ke belakang.


6. Mammoth
Hewan mirip gajah modern ini memiliki "rambut gondrong " yang luar biasa tebal. Hewan ini juga bergading melengkung dan memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dari mastodon, karena mammoth dapat memiliki tinggi hingga 4 meter dan bobot hingga 12 ton.

Hewan yang dijadikan karakter utama dalam film kartun Ice Age ini punah sekitar 10.000 tahun lalu, dan hingga kini para ilmuwan belum yakin bahwa hewan ini punah akibat perubahan iklim yang ekstrem seperti berakhirnya Zaman Es, atau akibat perburuan oleh manusia. Bahkan ada beberapa ilmuwan yang berpikir bahwa hewan ini punah akibat jatuhnya meteor yang juga diduga menjadi penyebab punahnya dinosaurus.

Mammoth diperkirakan hidup dari periode Pliosen (sekitar 5 juta tahun lalu) hingga periode Holocene (sekitar 4.500 tahun lalu) di Eropa, Asia, dan Amerika Selatan yang meliputi hingga wilayah Mexico. Mammoth merupakan anggota keluarga Elephantidae yang merupakan nenek moyang gajah modern.


7. Dunkleosteus Terrelli
Para ilmuwan menduga kalau ikan prasejarah ini merupakan raja para binatang yang hidup 400 juta tahun lalu, karena ukurannya yang luar biasa, yakni bisa mencapai panjang 33 meter dan bobot 4 ton, serta dapat memangsa dua ekor hiu modern sekaligus.

Ikan ini merupakan salah satu dari keluarga placoderma arthrodire terbesar yang pernah hidup pada periode akhir Devon (sekitar 380-360 juta tahun lalu), dan merupakan predator puncak hypercarnivorous.

Dunkleosteus awalnya dimasukkan dalam keluarga dinichthyidae, keluarga yang sebagian besar merupakan arthrodires karnivora seperti gorgonichthys. Namun pendalaman terhadap detil fosil hewan ini yang ditemukan di Amerika Utara, Polandia, Belgia dan Maroko, membuatnya dimasukkan dalam keluarga arthrodire pachyosteomorph.


8. Leviathan Melvillei
Nenek moyang paus modern ini punah sekitar 25 juta tahun lalu. Berbeda dengan paus yang saat ini kita kenal, yang terkesan lembut dan tak berbahaya, Leviathan Melvillei merupakan predator berbahaya dengan gigi-gigi yang mengerikan dan mata besar yang diduga menjadi indera terbaiknya saat berburu mangsa.

Dari fosilnya yang ditemukan dilepas pantai Peru pada Juni 2010, diketahui kalau tengkorak ikan ini memiliki panjang 3 meter, sementara panjang tubuhnya bisa mencapai 18 meter.

Oleh ilmuwan, paus raksasa ini dinamai Leviathan Melvillei, diambil dari nama Herman Melville, penulis novel fiksi Moby Dick. Rahang kiri dan kanannya dilengkapi gigi-gigi yang tajam dan runcing, yang panjangnya mencapai 36 sentimeter, sementara gigi-gigi di rahang depan atas dan depan bawahnya mencapai 12 sentimeter. Hewan ini diduga tak hanya memangsa hewan lain yang selautan dengannya, tetapi juga memangsa sesamanya.


9. Giant Snake
Di banding masa kini, ular prasejarah berukuran jauh lebih besar. Bahkan ukuran ular dalam film Anaconda tidak seberapa dibanding ukuran tubuh ular-ular purba tersebut.

Dari fosil yang ditemukan para ilmuwan, diketahui kalau ular purba bisa mencapai panjang 13 meter dan berat 1 ton lebih. Wilayah hidupnya di tempat dimana kini menjadi wilayah Amerika Selatan. Ular-ular ini hidup sekitar 60 juta tahun silam.


10. Aquatic Turtles
Nenek moyang penyu modern ini hidup sekitar 220 juta tahun lalu di perairan yang kini masuk wilayah China.

Tampilan penyu aquatic ini unik, karena meski memiliki cangkang di perut, namun punggungnya "telanjang". Tidak seperti penyu modern yang seluruh tubuhnya dilindungi cangkang, sehingga kaki dan kepalanya bahkan dapat ditarik masuk ke cangkang tersebut.

Seperti halnya kura-kura moden, kura-kura purba bernama latin Odontochelys semitestacea ini juga lebih banyak menghabiskan waktu di air. Mereka berenang-renang dan mencari makan di samudera yang luas.


11. Pseudotoothed Birds
Bayangkanlah jika burung yang hidup saat ini memiliki tubuh seukuran tubuh pesawat Cessna, pesawat kecil dalam industri pesawat terbang. Mengerikan bukan?

Pseudotoothed Birds hidup di awal periode Paleosen hingga akhir periode Eosen (sekitar 50 juta tahun lalu). Burung raksasa ini diyakini merupakan salah satu nenek moyang burung modern yang kita kenal saat ini, dan hidup di wilayah-wilayah yang kini menjadi wilayah Inggris, namun berkelana hingga wilayah-wilayah yang kini menjadi wilayah Maroko dan Kazakhstan.

Burung dari keluarga Odontopterygiformes ini memiliki kepala dan leher mirip angsa, namun bergigi. Bentangan sayapnya bisa mencapai 2-3 meter. Burung ini diketahui gemar terbang di atas samudera dan juga mencari mangsa di lautan seperti burung camar modern.


12. Hurdia Victoria
Hewan ini termasuk spesies anomalocaridid yang telah punah dan hidup pada periode Cambrian (sekitar 505 juta tahun lalu). Hewan ini diduga kuat merupakan nenek moyang Arthropoda modern dan masih memiliki garis keturunan dengan Anomalocaris.

Hurdia merupakan salah satu organisme kambrium terbesar yang hidup di lautan. Panjangnya bisa mencapai sekitar 50 sentimeter. Kepalanya memiliki sepasang cakar besar dan berduri, yang berfungsi untuk menyekop makanan untuk dimasukkan ke mulutnya.

Hurdia juga memiliki tempurung berongga di depan kepalanya, yang hingga kini masih belum diketahui apa fungsinya, namun diyakini tak dapat dijadikan sebagai alat pertahanan diri karena tempurung berongga tersebut memiliki dasar yang lunak.

Hurdia termasuk hewan predator, atau mungkin juga pemulung. Bentuk cakarnya yang lebih sederhana dibanding Anomalocaris, menunjukkan bahwa hewan ini memangsa korban yang lebih lemah darinya.


13. Limusaurus

Dari penemuan fosilnya, hewan ini diketahui memiliki tiga jari pada tangannya yang digunakan untuk membantunya berdiri dari posisi berbaring.

Limusaurus termasuk keluarga dinosaurus theropoda herbivora (pemakan tumbuhan) yang hidup pada periode Jurassic, dan hidup di kawasan yang kini menjadi wilayah Asia Timur, termasuk China.

Dari lokasi temuan fosilnya, para ilmuwan menduga kalau ketika jenis hewan ini masih hidup, Asia masih terhubung dengan benua-benua lain, dan belum dipisahkan lautan seperti saat ini.

Yang juga menarik, dari penemuan fosilnya juga muncul dugaan bahwa hewan ini merupakan bentuk transisi dari evolusi keluarga dinosaurus ke bentuk hewan bersayap modern.

Limusaurus bertubuh kecil dan langsing, dengan panjang sekitar 1,7 meter. Penemuan fosil hewan ini merupakan penemuan hewan ceratosaur pertama dari Asia Timur, yang membuka pengetahuan tentang adanya makhluk ini di zaman prasejarah. Sekaligus memberi pengetahuan kalau karakteristik hewan ini memiliki banyak kesamaan dengan coelophysoids dan tetanurans. Bahkan bentuk fisik hewan ini memunculkan kesimpulan bahwa Limusaurus memiliki hubungan genus yang erat dengan Ceratosauria clades dan Tetanurae.


14. Giganotosaurus
Hewan ini merupakan keluarga dinosaurus pemakan daging dengan tubuh terbesar di zamannya, yakni di akhir periode Mesozoic (sekitar 97 juta tahun lalu). Hewan ini bisa memiliki panjang hingga 55 meter dan berat lebih dari 8 ton. Hewan ini menjelajahi kawasan berawa-rawa yang kini menjadi wilayah Amerika Selatan.

Sebelum fosil hewan ini ditemukan, para ilmuwan meyakini bahwa Tyrannosaurus rex adalah "raja para dinosaurus" karena dinosaurus pemakan daging (karnivora) ini memiliki tubuh paling besar dari semua fosil dinosaurus yang ditemukan sebelumnya.

Giganotosaurus berjalan tegak dengan dua kaki belakang besar dan kuat. Namun demikian, hewan ini diyakini termasuk hewan yang cukup tangkas dalam bergerak karena ekornya yang tipis dan runcing yang ditengarai digunakan untuk mengatur keseimbangan tubuh dan untuk membantunya bergerak dengan cepat. Hewan ini diperkirakan dapat berlari dengan kecepatan 31 meter per jam, relatif cukup cepat untuk hewan berukuran seperti dirinya.


15. Troodon
Inilah keluarga dinosaurus yang dianggap sebagai salah satu jenis dinosaurus yang memiliki otak luar biasa brilian alias amat cerdas. Hewan ini hidup pada akhir periode Cretaceous (sekitar 75-65 juta tahun lalu).

Kecerdasan hewan ini terindetinfikasi dari ukuran otaknya yang luar biasa besar, melebihi otak manusia, namun untuk ukuran tubuh, hewan ini termasuk berukuran mini dibanding jenis dinosaurus yang lain, karena Troodon hanya memiliki panjang 2,4-3,5 meter, tinggi sekitar 1,7 meter dan bobot 55 kilogram.

Troodon (dibaca tro-odon) memiliki leher panjang, gigi gerigi yang tajam, bermata besar yang agak menonjol, dan memiliki lengan panjang yang dapat melipat seperti sayap burung. Ukuran mata hewan ini ditengarai membuat hewan ini memiliki penglihatan yang amat tajam, dan hewan ini juga ditengarai memiliki indera penciuman yang amat baik.

Troodon termasuk predator. Kecerdasan otak, ketajaman penglihatan dan penciumannya, membuat "hewan kecil" ini termasuk yang amat berbahaya di zamannya. Apalagi karena hewan ini dapat berlari dengan sangat cepat. Jika Anda pernah menonton film Jurassic Park, Anda dapat melihat betapa sulitnya untuk lolos dari hewan ini jika telah menjadi target buruannya.

Troodon juga termasuk jenis hewan theropoda. Ada bukti bahwa Dinosaurus "kecil" berbulu ini merawat sendiri anak-anaknya setelah sang anak menetas dari telur, dan jika kepepet, hewan ini bisa saja memakan telur dinosaurus lain.


16. Darwinopterus
Hewan ini merupakan reptil terbang dan merupakan predator di udara. Mangsanya mamalia dan dinosaurus bertubuh kecil.

Darwinopterus hidup pada periode Jurrasic (sekitar 160 juta tahun lalu). Dari 30-40 spesimen yang semuanya ditemukan di Formasi Tiaojishan, China, diketahui kalau hewan ini memiliki tiga spesies yang berbeda, yang dicirikan berdasarkan pada ukuran tubuh dan bentuk giginya. Yakni darwinopterus modularis yang memiliki tengkorak berukuran panjang, darwinopterus linglongtaensis yang memiliki tengkorak yang lebih pendek, dan darwinopterus robustodens yang memiliki gigi amat kuat.

Adanya tiga jenis hewan ini diyakini ilmuwan sebagai pertanda bahwa ketiganya hidup di relung ekologi yang berbeda, dan darwinopterus modularis merupakan hewan dari genus pterosaurus generasi pertama yang kemudian berevolusi menjadi darwinopterus linglongtaensis. dan darwinopterus linglongtaensis berevolusi lagi menjadi darwinopterus robustodens.

Namun demikian, secara umum darwinopterus memiliki ciri khas berupa tulang hidung yang tipis, tulang pinggul yang memanjang (Illium), dan antara gigi yang satu dengan gigi yang lain pada rahang, terdapat jarak, sementara di ujung rahang terdapat gigi yang panjang, lebih panjang dari gigi-gigi yang lain.

Selain itu, hewan ini memiliki tulang tangan yang relatif pendek, bahkan lebih pendek dari tulang paha, namun memiliki ekor yang panjang, dan memiliki lebih dari 20 ruas tulang belakang.


17. European Cave Bears
Meski keluarganya yang hidup di abad modern termasuk hewan pemakan daging (karnivora), beruang yang diduga punah pada 27.500 tahun yang lalu ini merupakan hewan pemakan tumbuhan (herbivora).

Dari fosil yang ditemukan, hewan ini hidup di gua-gua di sepanjang wilayah barat Benua Eropa, dari Spanyol hingga Pegunungan Ural di Rusia. Sebagaimana layaknya hewan purba, European Cane Bears memiliki tubuh teramat besar. Bobotnya bahkan dapat mencapai 1.000 pon atau 2.000 kilogram.

Semula, para pakar paleontologi menduga hewan ini punah sekitar 30.000 tahun yang lalu, namun penggunaan radiokarbon untuk meneliti fosil-fosilnya, menemukan fakta baru bahwa hewan jenis ini punah 3.000 tahun lebih lambat dari perkiraan semula.

Punahnya hewan bernama latin Ursus spelaeus ini akibat perubahan lingkungan yang ekstrim yang memicu datangnya zaman es. Suhu yang turun hingga melampaui titik beku, membuat European Cave Bears kehilangan makanan dan tak dapat bertahan hidup. Selain itu, mereka juga diduga menjadi korban perburuan manusia Neanderthal, manusia purba yang hidup di zaman itu.


18. Giant Ape
Kera purba ini memiliki watak campuran antara gorila dan simpanse. Fosilnya yang ditemukan di Kongo, Afrika, menunjukkan kalau ketika mati, umur kera itu sekitar 200.000 tahun dari sekarang.

Kera purba ini bertubuh luar biasa besar, yakni mencapai tinggi 10 meter saat berdiri, dan memiliki bobot hingga 1.200 pon atau 2.400 kilogram.

Para ilmuwan meyakini, jika mengacu pada penemuan ini, kera raksasa ini lebih dulu ada di Bumi dibanding manusia, karena berdasarkan berbagai artefak dan fosil yang ditemukan yang berkenaan dengan manusia, seperti musik, gambar, jarum dan "alat -alat canggih" lainnya, manusia baru muncul sekitar 50.000 tahun yang lalu.


19. Woolly Rhinoceros
Kerabat badak modern ini diketahui hidup di wilayah yang kini menjadi negara Inggris dan Thuringia Utara di Jerman. Fosilnya antara lain ditemukan di Staffordshire, Inggris, pada 2002.

Berbeda dengan badak modern, badak purba ini memiliki bulu yang amat tebal karena lingkungan di daerah dimana hewan ini hidup, tidak seperti saat ini. Kala itu. jika musim dingin tiba, suhu turun hingga -22 derajat Celcius. Sementara ketika musim panas tiba, udara menjadi begitu kering dan panas, melebihi panasnya udara di abad modern.

Wooly Rhinoceros diduga punah sekitar 42.000 tahun lalu. Dari gigi-giginya yang tajam, hewan ini diduga termasuk hewan karnivora dan masuk golongan predator.

Belum diketahui dengan persis apa penyebab matinya badak-badak purba ini, karena ilmuwan tidak menemukan jejak penyakit atau perburuan pada fosilnya. Diduga, hewan ini mati akibat suatu kejadian yang belum diketahui dipicu oleh apa.


20. Indohyus
Babi India dari keluarga artiodaktil yang telah punah ini hidup di wilayah yang kini menjadi negara India, tepatnya di Pegunungan Himalaya, pada periode Eosen (sekitar 48 jutan tahun lalu). Hewan mirip rusa kecil ini merupakan kerabat dekat ikan paus.

Fosil hewan ini ditemukan di antara batu-batu di Kashmir oleh ahli geologi India A Rao Ranga, dan selama lebih dari 30 tahun dia mencoba membongkar batu-batu itu agar fosil dapat diangkat secara utuh. Sayang, hingga sang imuwan meninggal, usahanya belum selesai.

Istri Rao kemudian menyerahkan penemuan itu kepada Profesor Thewissen, dan saat pengerjaan menyingkirkan batu-batu dilanjutkan, salah seorang teknisi mengalami kejadian yang membuat salah satu tengkorak fosil itu pecah. Dari tengkorak ini mereka menemukan kalau struktur telinga hewan ini terbentuk dari tulang ectotympanic, namun dalam bentuk yang sangat tidak biasa karena mirip tengkorak paus dan Pakicetus.

Dengan ukuran tubuh seperti seekor racoon atau kucing lokal India, ciri-ciri ikan paus yang dimiliki binatang mirip rusa ini menunjukkan tanda-tanda adaptasi terhadap kehidupan di air. Terutama dari lapisan tulangnya yang berat dan tebal, mirip tulang kuda nil modern. Ketebalan dan bobot tulang ini mengurangi daya apung Indohyus, sehingga hewan-hewan ini dapat tinggal di bawah air. Ini menunjukkan strategi bertahan mirip dengan pelanduk Afrika modern atau chevrotain air yang ketika terancam oleh burung pemangsa, menyelam ke dalam air untuk bersembunyi di dasarnya.


21. Glypto Armadillo (Glyptodon)
Kerabat dekat armadillo modern ini hidup pada periode Pleitosan (sekitar 18 juta tahun yang lalu). Ukurannya luar biasa besar, karena panjang tubuhnya bisa lebih dari 3,3 meter, dan berat mencapai 4 ton.

Binatang dari keluarga Glyptodontidae ini mirip kura-kura yang tubuhnya "dikungkung", dan merupakan hewan herbivora. Ia memakan rumput dan tanaman lain yang timbuh di dekat sungai dan aliran air yang kecil.

Cangkang pelindung glyptodon terdiri dari lebih dari lempeng tulang tebal yang disebut osteoderms atau scutes. Setiap spesies hewan ini memiliki pola osteoderm yang berbeda-beda dan unik.

Namun meski cangkang ini merupakan perlindungan lapis baja, glyptodon tidak bisa menarik kepalanya ke dalam, tidak seperti kebanyakan kura-kura. Namun demikian, mereka memiliki pelindung kepala berupa "topi" dari tulang yang berada di atas tengkorak kepala, dan mereka juga memiliki cincin tulang untuk perlindungan.

Hewan ini diketahui hidup di Pegunungan Andes, Chili.


22. Smilodon
Hewan ini sering disebut kucing bertaring tajam, tapi ada yang salah menyebutkannya sebagai harimau bergigi pedang.

Smilodon adalah keluarga machairodonts yang telah punah, dan merupakan hewan endemik Amerika Utara dan Selatan yang hidup pada periode Pleistosen.

Julukan "gigi pedang" mengacu pada gigi taring di rahang atasnya yang ekstra panjang, meski hewan ini sebenarnya tidak memiliki hubungan keluarga dengan harimau yang berasal dari subfamili Pantherinae, sementara Smilodon dari subfamili Machairodontinae.

Keberadaan smilodon dipublikasikan oleh pelukis naturalis yang juga paleontolog Denmark, Peter Wilhelm Lund, pada 1841 setelah dia menemukan sejumlah fosil dari hewan-hewam di gua-gua dekat kota kecil Lagoa Santa, di negara bagian Minas Gerais, Brasil.

Smilodon memiliki beberapa spesies, namun hanya tiga yang diakui berdasarkan bukti genetik yang menunjukkan bahwa anggota genus ini merupakan garis keturunan utama kucing modern (subfamili Felinae).

Yang pertama adalah Smilodon gracilis yang hidup 2,5 juta-500.000 tahun lalu. Ini spesies terkecil dan paling awal, dengan berat antara 55-100 kilogram. Smilodon jenis ini merupakan penerus Megantereon di Amerika Utara, sehingga ada dugaan bahwa Smilodon ini merupakan hasil evolusi Megantereon.

Yang kedua Smilodon fatalis. Hidup antara 1,6 juta-10,000 tahun lalu, dan merupakan hasil evolusi Smilodon gracilis. Dari Amerika Utara dan Selatan, hewan ini "menyerbu" Amerika bagian barat sebagai bagian dari Great American Interchange. Ada yang menganggap Smilodon californicus dan Smilodon floridanus yang tak diakui sebagai spesies smilodon asli, merupakan subspesies dari Smilodon fatalis .

Yang ketiga Smilodon populator. Kucing purba ini hidup antara 1 juta-10.000 tahun lalu di bagian timur Amerika Selatan.

Smilodon rata-rata memiliki bobot sekitar 250 kilogram, namun meski bertaring tajam, Smilodon fatalis memiliki gigitan yang lebih lemah dari singa modern.


23. Haast's Eagle
Hewan dari keluarga Harpagornis moorei ini merupakan spesies elang besar yang pernah hidup di Pulau Selatan Selandia Baru. Mangsanya terutama burung terbang raksasa yang disebut moa, yang tidak dapat mempertahankan diri dari kemampuan terbang elang ini yang bisa mencapai 80 kilometer perjam, dan kekuatan cengkeraman jari-jari kakinya.

Haast's Eagles merupakan elang terbesar yang diketahui pernah hidup di Bumi. Ukuran tubuhnya itu melebihi ukuran burung nasar modern yang terbesar.

Haast's Eagle betina bertubuh lebih besar dari yang jantan. Bobotnya sekitar 10-15 kilogram. Sementara yang jantan "hanya" 9-12 kg. Hewan ini memiliki lebar sayap yang panjangnya proporsional, tetapi relatif pendek untuk ukuran tubuh mereka. Jika diukur, panjang sayapnya 2,6-3 meter.


24. Quetzalcoatlus
Hewan ini merupakan keluarga pterosaurus pterodactyloid yang hidup di Amerika Utara pada akhir periode Maastrichtian (sekitar 23 juta-65,5 juta tahun lalu), dan merupakan salah satu hewan terbang terbesar yang dikenal hingga saat ini.

Hewan ini berleher kaku, namun berparuh sangat tajam. Bentangan sayapnya bisa selebar 10-11 meter. Meski jago terbang, para ilmuwan meyakini bahwa hewan ini tidak mencari mangsa di udara, melainkan di darat. Mangsanya adalah bayi-bayi dinosaurus, termasuk bayi Tyrannosaurus Rex




 

6 Tempat Wisata Berlegenda di Tanah Air

Posted: 10 Jul 2013 03:00 AM PDT

INDONESIA kaya akan khasanah budaya, termasuk dalam bentuk cerita-cerita rakyat yang melegenda. Entah bagaimana cerita-cerita itu dapat "meninggalkan jejak" yang hingga kini dapat kita saksikan dan kita kunjungi, seolah kisah-kisah itu benar adanya, bukan sebuah takhyul yang mengemuka akibat keberadaan tempat-tempat itu.
Dari segi pariwisata, tentu saja tempat-tempat yang berkaitan dengan legenda itu dapat mendatangkan income yang tidak sedikit, karena tempat-tempat itu menjadi obyek yang yang ramai dikunjungi wisatawan domestik dan mancanegara.

Nah, untuk menambah khasanah pengetahuan kita tentang objek wisata di Indonesia yang berlatar belakang legenda, inilah tempat-tempat itu. Siapa tahu, jika Anda belum pernah ke tempat-tempat itu, Anda akan memasukkannya dalam daftar tempat wisata yang akan Anda kunjungi. Datanya dihimpun dari berbagai sumber.


1. Batu Gantung, Sumatra Utara
Konon, zaman dahulu kala di tepi Danau Toba hidup sepasang suami istri dengan seorang anak perempuannya yang cantik jelita. Namanya Seruni. Sayang, meski banyak pemuda yang menyukai Seruni, dan gadis itu telah memilih salah seorang dari mereka sebagai kekasihnya, suami istri itu telah menjodohkan Seruni dengan seorang pemuda yang masih sepupunya Seruni sendiri.

Suatu hari, Seruni melamunkan nasibnya di pinggir Danau Toba dengan ditemani anjing peliharaannya yang bernama Toki, dan memutuskan untuk bunuh diri dengan cara menerjunkan diri dari tebing yang curam. Ia lalu berjalan menuju tebing yang dimaksudkannya, namun sebelum tiba di sana dia terperosok ke dalam sebuah lubang yang terdapat di sebuah batu besar, dan tak dapat keluar dari sana.

Seruni memutuskan untuk mengakhiri hidupnya di lubang itu, dan berteriak; "Parapat, parapat!" yang artinya "Merapat, merapat!" Tujuannya agar lubang pada batu itu merapat dan menghimpit tubuhnya hingga ia tewas. Keinginan Seruni terkabul.

Maka, jika Anda ke Parapat, sebuah kota kecil di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Anda akan menemukan sebuah batu besar yang menyerupai tubuh seorang gadis yang seolah-olah sedang menggantung di tepi tebing. Oleh masyarakat setempat, batu itu disebut Batu Gantung, dan hingga kini menjadi salah satu objek wisata andalan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun yang ramai dikunjungi wisatawan domestik dan
mancanegara.

Konon, nama Kota Parapat berasal dari kata terakhir yang disebutkan Seruni, sebelum gadis itu meninggal.


2. Tangkuban Parahu, Jawa Barat
Banyak ilmuwan yang menyatakan bahwa Gunung Tangkuban Perahu merupakan sebuah gunung berapi aktif yang tercipta akibat proses alam selama ribuan, bahkan jutaan tahun. Namun bagi masyarakat Jawa Barat, gunung yang berjarak sekitar 25-30 kilometer di utara Kota Bandung dan berketinggian 2.084 meter dari permukaan laut (dpl) itu muncul di permukaan Bumi bukan akibat proses alam, melainkan karena kesaktian Sangkuriang.

Konon, dahulu kala, ada seorang wanita cantik bernama Dayang Sumbi. Ia hidup di tengah hutan bersama anaknya yang bernama Sangkuriang. Suatu hari, Dayang Sumbi menyuruh Sangkuriang berburu rusa karena ia ingin sekali memakan dagingnya. Sayang, rusa yang diburu Sangkuriang gagal didapatkan, sehingga karena tak ingin mengecewakan ibunya, Sangkuriang membunuh Tumang, anjing peliharaan ibunya yang menemani ia berburu, dan mempersembahkan dagingnya kepada sang Ibu.

Dayang Sumbi marah sekali setelah tahu apa yang dilakukan Sangkuriang itu karena Tumang ternyata penjelmaan ayah Sangkuriang sendiri. Ia memukul kepala Sangkuriang hingga bercucuran darah, dan kemudian mengusir Sangkuriang dari rumah.

Bertahun-tahun kemudian, Sangkuriang tumbuh dewasa yang tampan dan gagah, tanpa sengaja kembali ke hutan tempat dimana ibunya tinggal, dan menemukan Dayang Sumbi yang masih saja terlihat muda dan cantik. Ia jatuh cinta, dan cintanya terbalas karena Dayang Sumbi pun tak tahu kalau Sangkuriang adalah anaknya.

Suatu hari, saat mereka sedang bercengkrama, Dayang Sumbi melihat luka di kepala Sangkuriang, dan segera mengetahui kalau pemuda yang sedang memadu kasih dengan dirinya, adalah anaknya sendiri. Ia syok dan memutuskan hubungan mereka. Sangkuriang marah, dan ngotot untuk tetap menikahi Dayang Sumbi, meski kemudian Dayang Sumbi memberitahu kalau ia adalah ibu kandung Sangkuriang sendiri.

Tak kehabisan akal, Dayang Sumbi kemudian menyatakan bahwa ia bersedia dinikahi asalkan Sangkuriang mampu membuatkannya sebuah telaga dan sebuah perahu dalam satu malam. Sangkuriang menyanggupi. Dengan dibantu jin, Sangkuriang nyaris mampu memenuhi permintaan Dayang Sumbi, namun Dayang Sumbi lagi-lagi tak kehabisan akal. Ia menebar kain boeh rarang (kain putih hasil tenunannya), dan dalam sekejap mata kain itu mengeluarkan cahaya bagaikan cahaya fajar di ufuk timur. Cahaya itu membuat jin-jin yang membantu Sangkuriang, mengira hari telah pagi dan buru-buru pergi, meninggalkan pekerjaannya yang hampir rampung.

Sangkuriang marah sekali ketika tahu siasat Dayang Sumbi itu. Ia lalu menendang perahu yang telah dibuatnya, dan perahu itu kemudian jatuh dalam keadaan menelungkup dan berubah menjadi gunung yang hingga kini kita kenal dengan nama Gunung Tangkuban Perahu.

Delama 2 abad terakhir, gunung yang menjadi ikon pariwisata Jawa Barat ini telah beberap kali meletus, yakni pada 1829, 1846, 1862, 1887, 1896, 1910, dan 1929.


3. Candi Prambanan, Yogyakarta
Inilah candi yang memiliki bentuk sangat anggun dan menjadi salah satu ikon budaya Indonesia. Candi ini juga merupakan candi Hindu terbesar di Asia Tenggara.

Konon, dahulu kala ada seorang pemuda sakti mandraguna yang ingin menikahi seorang putri cantik bernama Roro Jonggrang. Namanya Bandung Bondowoso. Pemuda ini beruntung karena ayah sang putri yang merupakan seorang raja, merestui perasaannya, dan bahkan memaksa sang Putri agar menikahi pemuda itu. Namun, sang putri enggan.

Roro Jonggrang kemudian memberi satu syarat kepada Bandung yang disebutnya sebagai mas kawin, yakni meminta dibangunkan 1.000 buah candi yang harus telah rampung dalam semalam, sebelum ayam berkokok menjelang fajar menyingsing. Bandung menyanggupinya.

Menjelang dinihari, 999 candi telah dibuat, sehingga Roro Jonggrang panik dan meminta para wanita agar memukul lesung (alat penumbuk padi), sehingga ayam-ayam terbangun dan berkokok. Meski belum dinihari.

Bandung Bondowoso marah karena tahu telah dicurangi Roro Jonggrang. Ia lalu mengubah putri itu menjadi batu yang kini kita kenal dengan nama Candi Prambanan, atau Candi Roro Jonggrang menurut warga setempat. Sementara candi-candi lain yang teklah dibuat Bandung Bondowoso dan berada di sekitar Candi Roro Jonggrang dinamakan Candi Sewu atau Candi Seribu.


4. Danau Toba, Sumatera Utara
Jika ditinjau dari kaca ilmu pengetahuan, Danau Toba merupakan sebuah kawah vulkanik berukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang tercipta dari hasil ledakan gunung sekitar 75.000 tahun silam. Namun bagi penduduk setempat, danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ini terbentuk karena dilatari sebuah legenda.

Konon, dahulu kala ada seorang pemuda miskin bernama Toba yang hidup dari bertani dan menangkap ikan di sungai. Suatu hari, ia menangkap seekor ikan mas yang dapat berbicara sebagaimana layaknya manusia. Ikan itu kemudian dibawa pulang, dan menjadi seorang gadis yang amat cantik.

Menurut pengakuan gadis itu, dirinya adalah seorang bidadari bernama Mina yang dikutuk para dewa, sehingga berubah menjadi ikan, dan meminta Toba untuk tidak membocorkan rahasia ini kepada siapapun. Toba bersedia asalkan Mina mau menikah dengannya, dan Mina setuju. Maka, menikahlah mereka, dan dikaruniai seorang anak bernama Samosir.

Suatu hari, Mina menyuruh Samosir mengantarkan makan siang untuk Toba di ladang. Samosir menolak, namun karena Mina memaksa, Samosir terpaksa menurut.

Di tengah jalan, karena lapar, Samosir memakan sebagian besar nasi dan lauk pauk untuk Toba, sehingga ketika dia tiba di ladang, dia bukan hanya terlambat, tapi juga makanan Toba tinggal sedikit. Toba marah besar dan memukuli anak semata wayangnyanya itu sambil mengatakan; "Anak kurang ajar! Betul-betul kau anak keturunan perempuan yang berasal dari ikan!"

Samosir menangis dan bergegas pulang. Ia mengadu kepada Mina, dan menyampaikan apa yang dikatakan Toba. Mina terkejut dan merasa sangat kecewa karena Toba telah melanggar janji. Ia menerjunkan diri ke sungai dan kembali menjadi ikan. Tak hanya itu, air sungai meluap dan hujan turun dengan sangat deras, sehingga lembah dimana Toba tinggal, tenggelam. Air juga menggenangi desa-desa di sekitarnya, dan air tak surut lagi sehingga terciptalah sebuah danau besar yang kini kita kenal dengan nama Danau Toba.

Konon, Toba tak dapat menyelamatkan diri dari banjir besar tersebut, dan dari tengah danau itu kemudian muncul sebuah pulau yang kini kita kenal dengan nama Pulau Samosir.

Danau Toba berjarak sekitar 176 kilometer dari Medan. Danau ini merupakan salah satu objek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan, karena pemandangannya yang indah.


5. Danau Tolire, Ternate
Danau ini berada di kaki Gunung Gamalama, sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Ternate. Danau ini memiliki bentuk yang unik. Jika dilihat dari udara, danau ini seperti mangkok yang menjorok ke dalam.

Dari pinggir atas tepi danau hingga ke permukaan, airnya memiliki kedalaman sekira 50 meter. Namun, kedalaman danau secara tepat tidak ada yang mengetahui karena belum ada yang pernah mengukurnya. Warga setempat percaya, danau ini tidak memiliki dasar, sehingga tidak ada yang berani menyelaminya.

Konon, bila Anda melempar sesuatu ke Danau Tolire, meski sekuat apapun lemparan Anda dari tepi danau, sesuatu itu takkan pernah menyentuh air danau itu. Meski, air permukaan danau terlihat tidak begitu jauh dari Anda.

Banyak mitos yang berkembang di Danau Tolire. Mitos yang paling banyak dibicarakan adalah kisah mengenai seorang anak dan ayah kandungnya.

Konon, menurut cerita masyarakat setempat, di tempat Danau Tolire berada saat ini, dulunya adalah sebuah kampung. Namun, kampung ini kemudian dikutuk oleh Sang Penguasa Alam karena ada seorang ayah yang tega menghamili anak gadisnya sendiri.

Tempat si ayah tersebut berdiri ambles ke tanah dan kini menjadi tempat Danau Tolire Besar. Sedangkan anaknya berubah menjadi Danau Tolire Kecil, yang berada tak jauh dari situ.


6. Pantai Air Manis, Sumatra Barat
Pantai ini berada di Kota Padang. Panoramanya indah dengan ombak bergulung-gulung yang sangat pas untuk berselancar.

Pasir pantai ini berwarna coklat keputih-putihan, terhampar luas dan landai. Dari waktu ke waktu, terutama di akhir pekan dan hari libur, wisatawan membanjiri pantai ini untuk sekedar berekreasi, kemping atau berselancar.

Konon, pantai ini terkait erat dengan legenda Malin Kundang, anak yang durhaka kepada ibunya sendiri, dan dikutuk menjadi batu.

Malin mulanya anak orang miskin yang tinggal bersama ibunya di sebuah kampung. Suatu hari, Malin merantau karena ingin menjadi orang kaya raya, dan meninggalkan ibunya seorang diri. Bertahun-tahun kemudian, Malin kembali sebagai seorang saudagar kaya raya dengan istri yang cantik jelita. Sayang, karena malu melihat ibunya yang miskin dan berpakaian compang-camping, ia tak mengakui ibunya itu. Bahkan sang Ibu diusir dari kapalnya yang megah.

Sakit hati karena perlakuan anaknya yang durhaka, Ibu Malin Kundang berdoa kepada Tuhan dan mengutuk anaknya itu agar menjadi batu. Kutukan itu terjadi. Malin, istri, kapal, dan semua anak buahnya berubah menjadi batu. Hingga kini, batu penjelmaan mereka masih dapat dilihat di Pantai Air Manis yang berjarak sekitar 15 km dari kota Padang. 



10 Pantai Terindah di Dunia

Posted: 10 Jul 2013 02:00 AM PDT

Wisata alam apa yang Anda suka? Jika pantai adalah pavorit Anda, artikel berikut dapat menjadi referensi jika Anda sedang atau akan berencana berwisata ke tepi laut.
Pantai memang menawarkan panorama indah, lengkap dengan hamparan biru lautnya, burung-burung camar yang berterbangan di atasnya, hempasan gelombangnya, dan sebagainya. Tapi di antara semua pantai, tentu ada yang terindah. Pantai mana sajakah itu? Ini dia. 



1. Pantai Rabbit
Tak ada yang mengira jika pantai terindah di dunia berada dari Italia. Adalah Pantai Rabbit yang berada di pesisir barat daya Sisilia, yang menjadi pantai dengan pilihan terbaik para pengguna TripAdvisor. Pantai indah ini memiliki air laut sejernih kristal ala Mediterania dan hamparan pasir putih yang luas.

Uniknya, di pantai ini hidup banyak kelinci, karena itulah pantai ini dinamakan Pantai Rabbit (Kelinci). Menurut ulasan jutaan pengguna TripAdvisor, Pantai Rabbit menjadi yang terbaik di dunia karena air lautnya jernih hingga membuat wisatawan enggan meninggalkannya.

Pantai ini digambarkan sebagai sebuah pantai cagar alam yang belum terjamah. Hal ini karena pantai hanya dapat diakses oleh perahu. Sangat indah melihat perpaduan pasir putih dan air laut berwarna toska di pantai ini. Selain kelinci, kura-kura pun dapat dengan mudah ditemukan terutama saat musim bertelur.


2. Grace Bay, Turks and Caicos
Pantai ini dianggap sebagai yang terindah kedua di dunia, dan sangat tepat dijadikan tujuan wisata. Tak hanya menawarkan perairan biru jernih, pantai pasir putih dan berbagai tempat penginapan mewah pun tersedia.

Berbagai kegiatan air, seperti menyelam, snorkeling, dan memancing dapat dinikmati di tempat ini. Pantai inipun dapat dijadikan tempat tujuan liburan yang romantis. Tak hanya di Grace Bay, kegiatan wisata lainnya dapat dengan mudah ditemukan di pulau-pulau sekitarnya.

Kepulauan Turks dan Caicos memiliki 40 pulau berbeda. Semuanya dapat ditempuh dengan perahu. Dari 40 pulau tersebut hanya delapan pulau yang dihuni penuh waktu. Pulau-pulau lainnya hanya menawarkan keindahan di saat-saat tertentu.


3. Baia do Sancho
Pantai di Brasil ini terkenal dngan airnya yang berwarna hijau dan pasir putihnya yang memukau. Pantai ini dapat ditempuh menggunakan sebuah perahu kecil ataupun melewati tangga-tangga rumit. Di sini turis dapat menambatkan perahu mereka, asalkan tidak merusak karang.

Banyak yang mengatakan jika Baia do Sancho adalah pantai terindah di Brasil. Pantainya ditutupi vegetasi asli dan berbatasan dengan sebuah tebing yang sangat tinggi. Burung-burung membangun sarang mereka di salah satu sudut pantai sehingga saat berkembang biak, kicauannya akan terdengar.

Pantai Baia do Sancho merupakan tempat hidup berbagai jenis binatang, mulai burung, lumba-lumba, hingga penyu. Pantai ini menerapkan jadwal kunjungan, namun saat terindah mengunjunginya adalah pada Februari hingga Juni. Di saat itu, ada fenomena unik berupa dua air terjun mengalir ke pantai dari tebing. Sementara, pada musim penyu bertelur yaitu antara Januari hingga Juni, wisatawan dilarang berkunjung pada pukul 18.00 hingga 06.00.


4. Flamenco Beach, Karibia
Flamenco Beach adalah sebuah pantai di Pulau Culebra, Karibia. Pantai ini terpilih sebagai terindah kelima versi TripAdvisor. Dengan lebar pantai mencapai setengah mil, pantai ini sangat tepat dikunjungi untuk bersantai.

Selain menikmati pantai, tepat di sebelahnya adalah Culebra National Wildlife Refuge. Di sinilah binatang-binatang liar berkembang biak. Sementara di sisi lainnya, ada pantai-pantai berkarang yang digunakan untuk beristirahat setelah wisatawan berselancar.

Flamenco Beach adalah tujuan wisata populer di kalangan wisatawan asal Puerto Rico. Tempat ini merupakan titik terbaik untuk berenang, memancing, menyelam, juga selancar. Pantai dengan pasir putih ini pernah dinobatkan sebagai pantai kedua terindah di dunia versi Discovery Channel .


5. Whitehaven Beach, Australia
Australia menjadi salah satu negara yang dinobatkan memiliki pantai terindah di dunia. Salah satu pantai yang dapat dibanggakannya adalah Whitehaven Beach di Pulau Whitsunday. Pantai sepanjang tujuh kilometer ini pada November setiap tahunnya selalu digunakan untuk kompetisi renang dua kilometer.

Pantai Whitehaven dikenal dengan pasir putihnya. Pasir terdiri dari silika murni yang membuatnya memiliki warna putih begitu terang. Banyak yang beranggapan jika pasir pantai ini terbawa dari daerah lain melalui arus laut. Hal itu karena di daerah tersebut bebatuan tak mengandung silika.

Tidak seperti pasir pantai lainnya, pasir di Pantai Whitehaven tidak menyerap panas. Hal ini membuat wisatawan betah berjalan-jalan mengelilingi pantai dengan bertelanjang kaki. Bahkan, pantai ini pernah dianugrahi sebagai yang terbersih di Australia. Untuk menjaga kebersihannya, pengunjung tidak diizinkan merokok dan anjing tak diperbolehkan masuk area pantai. 


6. Playa de Las Catedrales, Spanyol
Salah satu keindahan klasik ditawarkan Spanyol. Playa de Las Catedrales menjadi salah satu pantai yang dinobatkan sebagai terindah keenam versi pengguna TripAdvisor.

Nama Playa de Las Catedrales dapat diartikan sebagai Pantai Katedral. Namanya terinspirasi dari formasi tebing yang ada di pantai ini. Bahkan, bentuk tebingnya yang indah membuatnya dijuluki Monumen Alam oleh Kementrian Lingkungan Hidup setempat.

Saat pasang, pantai memang terlihat begitu kecil. Namun inilah saat yang tepat jika Anda ingin berenang di salah satu pantai terindah di dunia. Jika air laut sedang surut, keindahan yang ditawarkan pun berbeda. Pengunjung dapat melihat tebing-tebing indah bahkan berjalan di atasnya. Bahkan, Anda dapat berpindah dari sisi pantai satu ke sisi pantai lainnya. Namun, Anda harus segera kembali sebelum air pasang.


7. Horseshoe Bay Beach, Bermuda
Salah satu keindahan yang ditawarkan Samudra Atlantik adalah Horseshoe Bay Beach. Pantai ini bahkan dikatakan banyak orang sebagai yang sempurna dan istimewa. Sesuai namanya, bentuk pantai ini memang terlihat seperti sebuah tapal kuda.

Tak hanya menjadi pantai terindah, Horseshoe Bay Beach pun sering menjadi tempat favorit bagi pasangan yang ingin memadu kasih di tengah keindahan pantai. Warna pasirnya yang merah muda membuat pantai ini semakin diminati banyak wisatawan.

Untuk menikmati pantai, wisatawan dapat berjalan kaki. Selain itu, penyewaan kursi pantai banyak ditemukan di tempat ini. Selain pantainya yang indah, jika pergi snorkeling, Anda akan menemukan beragam keindahan bawah laut.


8. Eagle Beach, Aruba
Eagle Beach atau Pantai Elang adalah salah satu pantai indah yang ada di Kepulauan Karibia. Pantai Eagle menjadi pantai terindah ke-9 yang dipilih oleh pengguna TripAdvisor. Pantai di tempat inipun terasa begitu luas dan sangat ramah bagi wisatawan.

Untuk dapat menikmatinya, beberapa resor disediakan untuk wisatawan. Pasir putih yang lembut dapat menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan. Pasir pantainya yang berwarna putih seperti tepung sangat pas berpadu dengan air laut yang berwarna hijau toska.

Satu hal yang membuat pantai ini menjadi semakin menarik daripada pantai lainnya di Aruba adalah karena di Pantai Eagle pengunjung diperbolehkan telanjang. Ini adalah salah satu dari dua pantai di Aruba yang memberikan toleransi kepada kaum nudis.


9. Lopes Mendes Beach, Brasil
Brasil memang terkenal dengan pantainya yang indah. Salah satunya adalah Lopes Mendes Beach yang dapat ditemukan di Ilha Grande. Pantai ini sangat terkenal di kalangan peselancar. Ombaknya memang sangat baik digunakan untuk berselancar.

Petualangan di pantai ini seakan tiada hentinya. Kantor pengelola pantai akan memberikan sebuah peta berisi 16 jalur berbeda yang dapat dijelajahi. Pantai ini seakan tak memiliki ujung. Di beberapa jalur, bukan tidak mungkin Anda akan menemukan hutan belantara ataupun perbukitan.

Sebelum menjelajah lebih jauh, ada baiknya Anda memberi tahu pemandu jalur yang akan dilewati. Banyaknya hutan di sekitar pantai membuat kegelapan akan datang dengan cepat. Salah satu rute terberat yang ditawarkan pantai ini adalah rute dimana ular berbisa dengan mudah dapat ditemui. Menakutkan? Tentu tidak, ini adalah salah satu tantangan menarik bagi Anda.


10. Rhossili Bay, Swansea, Wales
Rhossili Bay di Wales adalah pantai terindah ke-10 di dunia versi TripAdvisor. Pasir pantainya terhampar begitu luas membatasi air laut yang biru dan perbukitan yang hijau.

Di ujung selatan pantai ini terdapat pulau-pulau yang hanya dapat ditempuh ketika teluk sedang surut. Teluk kecil tersebut sering disebut dengan Kepala Cacing. Selain keindahan alam, Rossili Bay pun dikenal sebagai pantai yang dipenuhi sisa-sisa sejarah masa lalu.

Pantai yang ditampilkan dalam upacara pembukaan Olimpiade London 2012 ini memang menakjubkan. Bukan tidak mungkin Anda akan menemukan kapal-kapal yang karam. Suhu di sekitar pantai pun berubah-ubah. Jika sedang sangat dingin, udara di sekitar ini pun akan berubah drastis. Namun ketika cuaca bersahabat, Rossili Bay adalah spot tepat untuk berselancar. 



Kepribadian Orang dari Cara Cabut Sekolah Pas SMA

Posted: 10 Jul 2013 01:24 AM PDT



Suatu hari kamu lagi nonton berita dan ternyata temen SMA kamu tertangkap polisi lantaran ketauan ngintip orang mandi. Kamu langsung bertanya-tanya dalam pikiran kamu, "Kok bisa ya? Perasaan dulu dia gak begitu deh…Eh, apa aku salah ya?" Mungkin aja kamu salah! Mungkin kamu sebenernya gak memperhatikan kepribadian aslinya. Padahal sesungguhnya, kamu bisa melihat kepribadian seseorang dari cara cabut sekolahnya pas SMA lho. Langsung aja deh!

Cabut pake surat izin palsu

Ada sebagian anak SMA yang malsuin tanda tangan guru atau orang tuanya buat bolos sekolah. Biasanya yang begini adalah tipikal anak cerdas yang gak suka kalau terlalu ngikutin peraturan sekolah. Kalau kamu sering kayak gini, kemungkinan kamu adalah tipe kreatif pembangkang. Selama kamu bisa bertanggung jawab akan tindakan kreatif kamu yang diluar norma, gak masalah.

Cabut bolos sekolah dari pagi

Ini adalah tipe gak mau repot. Daripada susah – susah siapin surat palsu, lebih baik gak masuk aja sekalian dari awal. Kalau kamu sering cabut pas SMA dengan cara begini, berarti kamu gak mau ribetan, maunya yang simple dan instan aja. Biasanya sih kayak gini gak asik gitu deh. Biasanya males diajak seru-seruan gitu.

Cabut Pura-Pura Sakit

"Aduh saya sakit nih pak, kayaknya demam gara-gara kemarin abis ngejagain kakek tetangga sebelah yang lagi flu deh pak. Mungkin juga ketularan, kata dokter UKS saya disuruh pulang aja pak". Kalau kamu sering menggunakan cara ini, kemungkinan besar kamu adalah calon aktor yang menjanjikan. Bayangin aja kalau kamu bahkan bisa meyakinkan guru kamu pas SMA dengan pura-pura sakit. Gak gampang loh pura-pura sakit, kalau terlalu lebay bakalan ketauan, sedangkan kalau kurang menjiwai orang gak akan percaya.

Cabut dengan kesepakatan orang tua

Ini adalah cara cabut yang berkelas, dimana terdapat kesepakatan dari salah satu pihak kuat yang menjadi backingan kamu, yaitu orang tua kamu. Dengan membuat sedikit skenario, sedikit kemampuan bernegosiasi, kamu berhasil membujuk mama atau papa kamu untuk menuliskan surat izin ke sekolah agar kamu bisa bolos. Jelas dong, kalau kamu sering kayak begini pas SMA, kamu adalah negosiator handal yang bisa membujuk orang untuk berdiri disisi kamu untuk mendukung kamu. Mantap.

Cabut nebeng acara sekolah

Maksudnya, setiap kali ada acara sekolah, misalnya pertandingan basket di sekolah lain, lomba pembacaan puisi di kelurahan, dan lain sebagainya, kamu selalu nebeng para peserta dengan dalih sebagai supporter atau bahkan peserta. Kalau kamu sering kayak begini, berarti kamu tuh haus akan informasi dan kamu bisa diterima di banyak lingkungan permainan. Gak mungkin temen-temen basket kamu mau nyelundupin kamu kalau kamu gak deket kan sama mereka? Dan kamu juga gak mungkin dapet info ada perlombaan pembacaan puisi di kelurahan kalau kamu gak sering nyari informasi kan?
Segitu aja dulu. Kalau ada yang mau nostalgia waktu jaman SMA cabutnya kayak gimana, boleh lho di komen. Yuk share!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar